Trik “Ketuk Pintu” di Lingkungan Kelurahan Cikutra, Sales Keliling Kelabuhi Warga Beli Produk Ratusan Ribu

(Foto : Ilustrasi Sales Keliling)

Pewarta : MULYADI

INFOJALANAN.COM, BANDUNG – Warga dilingkungan wilayah kelurahan Cikutra kecamatan Cibeunying Kidul akhir-akhir ini sedang hangat membahas kemunculan seorang wanita berkedok sedang kunjungan mengaku dari instansi kesehatan menyasar dipemukiman warga.

Pelaku yang diketahui seorang wanita paruh baya nekat mencatut nama puskesmas dan foto pengurus lingkungan demi mengelabuhi warga untuk membeli produk kesehatan dan kecantikan dengan harga mencapai ratusan ribu rupiah.

Peristiwa ini diketahui terjadi di beberapa Rukun Tetangga (RT) di wilayah Kelurahan Cikutra pada Minggu, 18 Oktober 2026 sekitar pukul 11.00 WIB siang. Berdasarkan investigasi di lapangan, korban dari aksi penipuan ini tidak hanya satu orang. Kerugian material yang dialami warga bervariasi, mulai dari Rp50.000 hingga Rp300.000 akibat dikelabuhi secara psikologis oleh pelaku.

“Dia memperlihatkan foto pak RW di HP nya, mengaku sudah minta izin ke pengurus, waktu saya lihat memang benar ada foto pak RW, tapi sorenya sewaktu saya ketemu pak RW dan menanyakan hal itu kata pak RW memang paginya ada tamu seorang wanita, tapi bukan minta izin untuk menawarkan produk, hanya basa-basi terkait lingkungan dan pamit lagi tidak lebih dari 15 menitan,” terang seorang warga sambil berpesan untuk merahasiakan identitasnya.

Modus Menyamar Sebagai Tamu

Pelaku memanfaatkan situasi lengang di siang hari dan menggunakan strategi yang sangat rapi untuk melancarkan aksinya agar bisa menembus privasi rumah warga :

Penyamaran Fisik : Pelaku sama sekali tidak terlihat seperti sales atau pedagang keliling pada umumnya, sehingga warga di Cikutra tidak menaruh curiga.

Trik “Ketuk Pintu” : Meskipun pintu rumah warga dalam keadaan tertutup, pelaku tetap mengetuk pintu dan mengucapkan salam dengan ramah layaknya seorang tamu atau kerabat dekat yang sedang berkunjung.

Manipulasi Foto Pengurus RW : Setelah dipersilakan masuk oleh pemilik rumah, pelaku langsung mengklaim telah mendapatkan izin resmi dari Ketua RW setempat. Untuk meyakinkan korban, pelaku menunjukkan foto Ketua RW yang ada di dalam ponselnya. Setelah dikonfirmasi, Ketua RW di wilayah Kelurahan Cikutra tersebut menegaskan bahwa pelaku hanya datang untuk basa-basi dan mengambil foto secara diam-diam tanpa izin operasional penjualan apa pun.

Penjualan dengan Pemaksaan : Begitu korban lengah, pelaku langsung mengeluarkan sejenis obat atau produk kecantikan dan memaksa korban untuk membelinya dengan nada mendesak.

Ciri-Ciri Pelaku

Berdasarkan kesaksian dari sejumlah korban di beberapa RT di wilayah Cikutra, pelaku memiliki ciri-ciri fisik sebagai seorang wanita, diperkirakan berusia sekitar 40 tahunan, perawakan agak gemuk dan menggunakan kerudung, mengaku sebagai petugas dari Puskesmas setempat atau perwakilan dari perusahaan kecantikan terkemuka.

Edukasi untuk Warga

Melalui rilis ini, masyarakat di Kelurahan Cikutra dan sekitarnya diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan di lingkungan rumah masing-masing dengan menerapkan langkah pencegahan berikut :

Jangan Sembarang Menerima Tamu Asing : Jika ada orang tidak dikenal mengetuk pintu dan mengaku dari instansi tertentu, jangan langsung dipersilakan masuk ke dalam rumah. Berbicaralah di luar pagar atau teras.

Puskesmas Tidak Jual Obat Keliling : Tegaskan pada diri sendiri dan keluarga bahwa petugas Puskesmas resmi atau Dinas Kesehatan tidak pernah melakukan penjualan obat, suplemen, atau kosmetik secara door-to-door (dari rumah ke rumah).

Konfirmasi Langsung ke Pengurus RT/RW : Jika pelaku membawa-bawa nama lingkungan atau menunjukkan foto pengurus, segera lakukan konfirmasi via telepon atau grup WhatsApp warga sebelum mempercayai ucapannya.

Berani Menolak dan Panggil Tetangga : Jika mulai muncul gelagat pemaksaan atau intimidasi, segera tolak dengan tegas dan mintalah bantuan tetangga sekitar atau laporkan ke pos keamanan terdekat.

JANGAN LEWATKAN :

Bandel, Kadis Ciptabintar Bandung Segel Proyek STIKI Immanuel Kopo yang Tak Berizin,,,

Kabar Gembira, Pemuda Pengangguran di Cibeunying Kidul Berpeluang Mendapatkan,,,

Atas kejadian diatas warga diminta selalu waspada bila ada tamu dengan identitas tidak jelas yang bermaksud menawarkan produk dengan modus berpura-pura sebagai tamu dengan cara mengetuk pintu, memanggil-manggil dengan salam tapi saat ditemui ternyata menawarkan produk.

Perlu diketahui puskesmas resmi atau Dinas Kesehatan tidak pernah melakukan penjualan obat, suplemen, atau kosmetik secara door-to-door dan seorang sales hanya akan menawarkan produk pada orang yang bisa dia temui secara langsung dilokasi bukan bertamu dan memanggil penghuni rumah untuk keluar menemuinya.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *