Kreatif! Pengurus RW 09 Kelurahan Cikutra Sulap Sampah Plastik Jadi BBM dan Bangun Ketahanan Pangan Secara Mandiri

(Lokasi kelompok berkebun dan mesin pengolah sampah plastik jadi BBM, saat menerima kunjungan dari pemerintah kelurahan Cikutra)

Pewarta : JAJANG SAEFULLOH

BANDUNG, 4 November 2026 – Pengurus RW 09 Sukamulya, Kelurahan Cikutra, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung, yang dipelopori oleh ketua RW nya Diki Irawan serta Istrinya sukses menjadi motor penggerak kemandirian warganya dalam hal kepedulian lingkungan dan gotong royong dilingkungannya.

Melalui kebersamaan dengan kepemimpinan yang kuat serta kepedulian masyarakatnya, pengurus RW 09 berhasil mengubah wilayahnya dengan memaksimalkan potensi swadaya masyarakatnya melalui pengelolaan sampah modern, serta penguatan pangan lokal. Langkah inovatif ini diharapkan bisa menjadi contoh nyata dan motivasi bagi RW-RW lain di Kota Bandung dalam mengelola wilayah secara mandiri dan produktif.

(Penampakan mesin pengolah sampah plastik menjadi BBM milik warga RW 09 Kelurahan Cikutra)

Salah satu keberhasilan di RW 09 Sukamulya adalah pengolahan sampah plastik yang diubah menjadi bahan bakar minyak (BBM) alternatif. Hal itu dilakukan dengan menggunakan alat mesin Pirolisis yang diterima melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) hasil Kerjasama dengan Universitas Sangga Buana dan PLN.

Asep, salah satu pengurus RT sekaligus selaku operator mesin tersebut mengungkapkan bahwa inovasi ini memberikan hasil yang bermanfaat untuk warga dan juga hasilnya sementara ini hanya digunakan sendiri oleh warga dan pengurus RW 09.

“Dalam sekali proses, mesin ini bisa menghasilkan 10 liter bensin dan solar dengan bahan baku 10 kilo sampah plastik. Dalam sehari, kami bisa melakukan sampai 4 kali proses produksi, intinya, dalam satu hari, RW 09 mampu menyerap 40 kilogram sampah plastik sekaligus memproduksi 40 liter BBM yang bermanfaat.” terang Asep pada infojalanan.com dilokasi kelompok berkebun, Rabu (04/10/2026).

(Hasil BBM Alternatif dari sampah plastik sudah digunakan pada kendaraan pengurus dan warga RW 09)

Keberhasilan pengurus RW 09 tidak berhenti di situ, mereka juga sukses membangun kawasan ketahanan pangan terpadu melalui program Buruan Sae, Bank Sampah, pembentukan Kelompok Berkebun, hingga pembukaan peternakan ikan lele dan nila. Seluruh fasilitas ini dibangun di atas semangat gotong royong, memanfaatkan tenaga sukarela dari warga yang bahu-membahu menata lingkungan mereka.

Aksi swadaya murni ini juga dipadukan secara apik dengan program Prakarsa dari pihak kelurahan Cikutra. Kolaborasi dana stimulan pemerintah dengan dana serta tenaga swadaya masyarakat RW 09 Sukamulya membuktikan bahwa pembangunan wilayah akan berjalan berkali-kali lipat lebih cepat dan efisien jika masyarakat dilibatkan secara aktif.

JANGAN LEWATKAN :

Motor Warga Lemahneundeut Cikutra Digondol Maling, Polsek Cibeunying Kidul Imbau Warga Segera Melapor Bila Ada kejadian Kriminalitas,,,

Seorang Lurah di Kota Bandung Diduga Terlibat Pungli dan Bermain Dalam Pelaksanaan Program Prakarsa,,,

Keberhasilan RW 09 Cikutra ini menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan anggaran bukanlah penghalang untuk memajukan wilayah. Dengan modal kebersamaan, keterbukaan pengurus, dan kolaborasi bersama dunia akademis maupun BUMN, sebuah lingkungan rukun warga mampu melahirkan solusi lingkungan sekaligus ekonomi secara mandiri.

Inovasi ini menjadi undangan terbuka bagi pengurus RW lain di seluruh Kota Bandung untuk mulai bergerak, menginspirasi, dan memberdayakan warga demi kemajuan bersama dari tingkat paling bawah yaitu lingkungn wilayah RT dan RW.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *