Ketahui Penyebab Klaim BPJS Ketenagakerjaan Kolektif Terlambat Cair dan Begini Cara Mengatasinya

(Gambar Ilustrasi)

Pewarta : JAJANG SAEFULLOH

INFOJALANAN.COM, BANDUNG – Menerima uang hasil pencairan dana Jaminan Hari Tua (JHT) adalah hal yang paling ditunggu-tunggu oleh semua pekerja. Terutama bagi mereka yang baru saja selesai masa kontrak atau juga yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Tetapi, banyak dari pekerja yang sering dijumpai mengeluhkan lamanya prosedur proses pencairan. Kasus ini sering terjadi ketika pengurusan dokumen dilakukan secara kolektif atau massal oleh pihak perusahaan.

Seperti yang dialami oleh Arif Mulyawan warga Cibeunying Kidul Bandung salah satu pekerja yang sekitar 4 bulan lalu terkena PHK oleh Perusahaan outsourcing dari Jakarta. Sampai saat ini Arif belum menerima hasil dari pencairan JHT nya yang dikolektifkan oleh Perusahaan.

“Sudah dua bulan lebih Perusahaan mengurus pencairan JHT secara kolektif, saya juga sudah ada 5 kali datang ke Jakarta menayakan langsung pencairan JHT saya pada HRD Perusahaan, jawabannya selalu saja masih proses, saya ngak ngerti kenapa bisa selama itu, padahal sudah ada beberapa rekan saya yang sudah cair, tapi yang punya saya masih belum keluar juga,” ujar Arif dengan nada berharap.

Sebenarnya, jika diajukan secara mandiri, prosedur klaim biasanya hanya memakan waktu beberapa hari kerja saja. Lalu, mengapa pengajuan secara kolektif sering kali terlambat hingga berminggu-minggu?

Mengapa Klaim Kolektif Sering Terlambat?

Pengajuan berkas secara massal memiliki kerentanan eror yang jauh lebih tinggi. Satu kesalahan kecil bisa berdampak pada seluruh rombongan karyawan.

Berikut adalah beberapa faktor utama yang sering menjadi pemicu tersendatnya pencairan dana di tingkat birokrasi :

JANGAN LEWATKAN :

Kaki Seorang Wanita Terjepit Teralis Penutup Saluran Air di Jalan K.H.P. Hasan Mustopa Cibeunying Kidul,,,

1. Efek Domino Dokumen yang Tidak Lengkap

Dalam sistem kolektif, verifikasi sering kali dilakukan berbasis kelompok perusahaan. Jika ada satu saja dokumen dari salah seorang pekerja yang tidak lengkap, petugas verifikator BPJS cenderung menunda (pending) proses satu grup tersebut.

Masalah ini biasanya berupa surat paklaring yang buram, format foto yang salah, atau ketidaksesuaian nomor rekening. Akibatnya, seluruh antrean anggota kelompok ikut tertahan sampai semua berkas beres.

Lanjut Baca Klik Hal 2 Dibawah Ini,,,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *